Home » Cerita Mesum » Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri

Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri

Area Bola Agen Taruhan

Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri – | Ternikmat.com » Kumpulan cerita sex hot terlengkap, galery cerita porno sex, cerita bokep sexs, majalah dewasa sexs, novel sexs terbaru, cerita panas sexs | Aku mempunyai ayah baru, diman ayahku itu adalah ayah tiri, baru sebulan aku bersama dia, ibuku memlih pria yg dinikahi ini karena sudah lama menjanda, ternyata ayah tiriku ini mempunyai anak cewek cewek yg seksi dan cantik, anak pertamanya sudah kuliah dan anak keduanya sama sepertiku masih kelas 3 SMA.

Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri
Cerita Seks Terbaru 2016 Desahan Hot Anak Tiri

Anak pertama namanya Lala. Si Nina cocok sekali kalau dijadikan bintang iklan obat pemDodtuk tubuh, nah kalau si Lala paling cocok untuk iklan BH sama suplemen payudara.

Sejak pertama aku tinggal, aku selalu berangan-angan bahwa dapat memiliki mereka, tapi angan-angan itu selalu buyar oleh berbagai hal. Dan siang ini kebetulan tdk ada orang di rumah selain aku dgn Nina, ini jg aku sedang kecapaian karena baru pulang sekolah.

Nin! entar kalau ada perlu sama aku, aku ada di kamar, teriakku dari kamar. Aku mulai menyalakan komputerku dan karena aku sedang suntuk, aku mulai dech surfing ke situs-situs porno kesayanganku, tapi enggak lama kemudian Nina masuk ke kamar sambil bawa buku, kelihatannya dia mau tanya pelajaran.

Dod, kemaren kamu udah nyatet Biologi belom, aku pinjem dong! katanya dgn suara manja. Tanpa memperdulikan komputerku yg sedang memutar film BF via internet, aku mengambilkan dia buku di rak bukuku yg jaraknya lumayan jauh dgn komputerku.

Nin..! nich bukunya, kemarenan aku udah nyatet,kataku.

Nina tdk memperhatikanku tapi malah memperhatikan film BF yg sedang di komputerku.

Nin.. kamu Dodgong aja! kataku pura-pura tdk tahu.
Eh.. iya, Dod kamu nyetel apa tuh! aku bilangin bonyok loh! kata Nina.
Eeh.. kamu barusan kan jg liat, aku tau kamu suka jg kan, balas aku.
Mending kita nonton sama-sama, tenang aja aku tutup mulut kok,ajakku berusaha mencari peluang.
Doder nich, kamu kagak bilang? katanya ragu.
Suwer dech! kataku sambil mengambilkan dia kursi.
Nina mulai serius menonton tiap adegan, sedangkan aku serius untuk terus menatap tubuhnya.
Nin, sebelum ini kamu pernah nonton bokep kagak? tanyaku.
Pernah, noh aku punya VCD-nya,jawabnya.
Wah gila jg nich cewek, diam-diam nakal jg.
Kalau ML? tanyaku lagi.
Belom, katanya, Tapi.. kalo sendiri sich sering.
Wah makin berani saja aku, yg ada dalam pikiranku sekarang cuma ML sama dia.

Bagaimana caranya si Dodi Junior bisa puas, tdk peduli saudara tiri, yg penting nafsuku hilang.

Melihat dadanya yg naik-turun karena terangsang, aku jadi semakin terangsang, dan batang kemaluanku pun makin tambah tegang.

Nin, kamu terangsang yach, ampe napsu gitu nontonnya, tanyaku memancing.
Iya nic Dod, Bentar yach aku ke kamar mandi dulu, katanya.
Eh.. ngapain ke kamar mandi, nih liat! kataku menunjuk ke arah celanaku.
Kasihanilah si Dodi kecil, kataku.

Pikiran kamu jangan yg tdk-tdk dech, katanya sambil meninggalkan kamarku.
Tenang aja, rumah kan lagi sepi, aku tutup mulut dech, kataku memancing.

Dan ternyata tdk ia gubris, bahkan terus berjalan ke kamar mandi sambil tangan kanannya meremas-remas buah dadanya dan tangan kirinya menggosok-gosok kemaluannya, dan hal inilah yg membuatku tdk menyerah.

Kukejar terus dia, dan sesaat sebelum masuk kamar mandi, kutarik tangannya, kupegang kepalanya lalu kemudian langsung kucium bibirnya. Sesaat ia menolak tapi kemudian ia pasrah, bahkan menikmati setiap permainan lidahku.

Kau akan aku berikan pengalaman yg paling memuaskan, kataku, kemudian kembali melanjutkan menciumnya. Tangannya membuka baju sekolah yg masih kami kenakan dan jg ia membuka BH-nya dan meletakkan tanganku di atas dadanya, kekenyalan dadanya sangat berbeda dgn gadis lain yg pernah kusentuh.

Perlahan ia membuka roknya, celanaku dan celana dalamnya.

Kita ke dalam kamar yuk! ajaknya setelah kami berdua sama-sama bugil, Terserah kaulah, kataku,

Yg penting kau akan kupuaskan. Tak kusangka ia berani menarik kont0lku sambil berciuman, dan perlahan-lahan kami berjalan menuju kamarnya.

Dod, kamu tiduran dech, kita pake 69′ mau tdk? katanya sambil mendorongku ke kasurnya.

Dia mulai menindihku, didekatkan memeknya ke mukaku sementara kont0lku diemutnya, aku mulai mencium-cium memeknya yg sudah basah itu, dan aroma kewanitaannya membuatku semakin bersemangat untuk langsung memainkan klitorisnya.

Tak lama setelah kumasukkan lidahku, kutemukan klitorisnya lalu aku menghisap, menjilat dan kadang kumainkan dgn lidahku, sementara tanganku bermain di dadanya. Tak lama kemudian ia melepaskan emutannya.

Jangan hentikan Dod.. Ach.. percepat Dod, aku mau keluar nich! ach.. ach.. aachh.. Dod.. aku ke.. luar, katanya berbarengan dgn menyemprotnya cairan kental dari memeknya. Dankemudian dia lemas dan tiduran di sebelahku.
Nin, sekali lagi yah, aku belum keluar nich, pintaku.
Bentar dulu yach, aku lagi capek nich,jelasnya.

Aku tdk peduli kata-katanya, kemudian aku mulai mendekati memeknya.

Nin, aku masukkin sekarang yach, kataku sambil memasukkan kont0lku perlahan-lahan.

Kelihatannya Nina sedang tdk sadarkan diri, dia hanya terpejam coba untuk beristirahat. Memek Nina masih sempit sekali, kont0lku dibuat cuma diam mematung di pintunya. Perlahan kubuka dgn tangan dan terus kucoba untuk memasukkannya, dan akhirnya berhasil kont0lku masuk setengahnya, kira-kira 7 cm.

Jangan Dod.. entar aku hamil! katanya tanpa berontak.
Kamu udah mens belom? tanyaku.
Udah, baru kemaren, emang kenapa?katanya.

Sambil aku masukkan kont0lku yg setengah, aku jawab pertanyaannya,

Kalau gitu kamu kagak bakal hamil.
Ach.. ach.. ahh..! sakit Dod, a.. ach.. ahh, pelan-pelan, aa.. aach.. aachh..! katanya berteriak nikmat.
Tenang aja cuma seBentar kok, Nin mending doggy style dech! kataku tanpa melepaskan kont0l dan berusaha memutar tubuhnya.

Ia menuruti kata-kataku, lalu mulai kukeluar-masukkan kont0lku dalam memeknya dan kurasa ia pun mulai terangsang kembali, karena sekarang ia merespon gerakan keluar-masukku dgn menaik-turunkan pinggulnya.

Ach.. a.. aa ach..teriaknya.
Sakit lagi Dod.. a.. aa.. ach..
Tahan aja, cuma seBentar kok, kataku sambil terus bergoyang dan meremas-remas buah dadanya.
Dod,. ach pengen.. ach.. a.. keluar lagi Dod.. katanya.
Tunggu seBentar yach, aku jg pengen nich, balasku.
Cepetan Dod, enggak tahan nich, katanya semakin menegang.
A.. ach.. aachh..! yach kan keluar.
Aku jg Say.. kataku semakin kencang menggenjot dan akhirnya setdknya enam tembakan spermaku di dalam memeknya.

Kucabut kont0lku dan aku melihat seprei, apakah ada darahnya atau tdk? tapi tenyata tdk.
Nin kamu enggak perawan yach, tanyaku.

Iya Dod, dulu waktu lagi masturbasi nyodoknya kedaleman jadinya pecah dech, jelasnya.
Dod ingat loh, jangan bilang siapa-siapa, ini rahasia kita aja.Oh tenang aja aku bisa dipercaya kok, asal lain kali kamu mau lagi.
Siapa sih yg bisa nolak Dodi Junior, katanya mesra.

Setelah saat itu setdknya seminggu sekali aku selalu melakukan ML dgn Nina, terkadang aku yg memang sedang ingin atau terkadang jg Nina yg sering ketagihan, yg asyik sampai saat ini kami selalu bermain di rumah tanpa ada seorang pun yg tahu, kadang tengah malam aku ke kamar Nina atau sebaliknya, kadang jg saat siang pulang sekolah kalau tdk ada orang di rumah.

Kali ini kelihatannya Nina lagi ingin, sejak di sekolah ia terus menggodaku, bahkan ia sempat membisikkan kemauannya untuk ML siang ini di rumah, tapi malangnya siang ini ayah dan ibu sedang ada di rumah sehingga kami tak jadi melakukan ini.

Aku menjanjikan nanti malam akan main ke kamarnya, dan ia mengiyakan saja, katanya asal bisa ML dgnku hari ini ia menurut saja kemauanku.

Ternyata sampai malan ayahku belum tidur jg, kelihatannya sedang asyik menonton pertandingan bola di TV, dan aku pun tidur-tiduran sambil menunggu ayahku tertidur, tapi malang malah aku yg tertidur duluan. Dalam mimpiku, aku sedang dikelitiki sesuatu dan berusaha aku tahan, tapi kemudian sesuatu menindihku hingga aku sesak napas dan kemudian terbangun.

Nina! apa Ayah sudah tidur tanyaku melihat ternyata Nina yg menindihiku dgn keadaan telanjang.
kamu mulai nakal Dod, dari tadi aku tunggu kamu, kamu tdk datang-datang jg. kamu tau, sekarang sudah jam dua, dan ayah telah tidur sejak jam satu tadi, katanya mesra sambil memegang kont0lku karena ternyata celana pendekku dan CD-ku telah dibukanya.

Yg nakal tuh kamu, Bukannya permisi atau bangunin aku kek, kataku.
kamu tdk sadar yach, kamu kan udah bangun, tuh liat udah siap kok, katanya sambil memperlihatkan kont0lku.
Aku emut yach.

Emutanya kali ini terasa berbeda, terasa begitu menghisap dan kelaparan.

Nin jangan cepet-cepet dong, kasian Dodi Junior dong!
Aku udah kepengen berat Dod! katanya lagi.
Mending seperti biasa, kita pake posisi 69′ dan kita sama-sama enak, kataku sembil berputar tanpa melepaskan emutannya kemudian sambil terus diemut

Aku mulai menjilat-jilat memeknya yg telah basah sambil tanganku memencet-mencet payudaranya yg semakin keras, terus kuhisap memeknya dan mulai kumasukkan lidahku untuk mencari-cari klitorisnya.

Aach.. achh.. desahnya ketika kutemukan klitorisnya.
Dod! kamu pinter banget nemuin itilku, a.. achh.. ahh..
kamu jg makin pinter ngulum Dodi kecil, kataku lagi.
Dod, kali ini kita tdk usah banyak-banyak yach, aa.. achh.. katanya sambil mendesah.
Cukup sekali aja nembaknya, taapi.. sa.. ma.. ss.. sa.. ma.. maa ac.. ach..katanya sambil menikmati jilatanku.
Tapi Dod aku.. ma.. u.. keluar nich! Ach.. a.. aahh..katanya sambil menegang kemudian mengeluarkan cairan dari memeknya.
Kayaknya kamu harus dua kali dech! kataku sambil merubah posisi.
Ya udah dech, tapi sekarang kamu masukin yach, katanya lagi.
Bersiaplah akan aku masukkan ini sekarang, kataku sambil mengarahkan kont0lku ke memeknya.
Siap-siap yach!
Ayo dech,katanya.
Ach.. a.. ahh.. desahnya ketika kumasukkan kont0lku.
Pelan-pelan dong!
Inikan udah pelan Nin, kataku sambil mulai bergoyang.
Nin, kamu udah terangsang lagi belon?tanyaku.
Bentar lagi Dod, katanya mulai menggoyangkan pantatnya untuk mengimbangiku, dan kemudian dia menarik kepalaku dan memitaku untuk sambil menciumnya.
Sambil bercumbu dong Dod!

Tanpa disuruh dua kali aku langsung mncumbunya, dan aku betul-betul menikmati permainan lidahnya yg semakin mahir.

Nin kamu udah punya pacar belom? tanyaku.Aku udah tapi baru abis putus, katanya sambil mendesah.
Dod pacar aku itu enggak tau loh soal Dodginian, cuma kamu loh yg beginian sama aku.
Ach yg Doder? tanyaku lagi sambil mempercepat goyangan.
Ach.. be.. ner.. kok Dod, a.. aa.. ach.. achh, katanya terputus-putus.
Tahan aja, atau kamu mau udahan? kataku menggoda.
Jangan udahan dong, aku baru kamu bikin terangsang lagi, kan kagak enak kalau udahan, achh.. aa.. ahh.. aku percepat yach Dod, katanya.

Kemudian mempercepat gerakan pinggulnya.

Kamu udah ngerti gimana enaknya, Bentar lagi kayaknya aku bakal keluar dech, kataku menyadari bahwa sepermaku sudah mengumpul di ujung.

Achh.. ach.. Bentar lagi nih.
Tahan Dod!katanya sambil mengeluarkan kont0lku dari memeknya dan kemudian menggulumnya sambil tanganya mamainkan klitorisnya.
Aku jg Dod, bantu aku cari klitorisku dong! katanya menarik tanganku ke memeknya.

Sambil kont0lku terus dihisapnya kumainkan klitorisnya dgn tanganku dan..

Achh.. a.. achh.. achh.. ahh..desahku sambil menembakkan spermaku dalam mulutnya.
Aku jg Dod.. katanya sambil menjepit tanganku dalam memeknya.
Ach.. ah.. aa.. ach..desahnya.

Aku tidur di sini yach, nanti bangunin aku jam lima sebelum ayah bagun,katanya sambil menutup mata dan kemudian tertidur, di sampingku. Tepat jam lima pagi aku bangun dan membangunkanya, kemudian ia bergegas ke kamar madi dan mempersiapkan diri untuk sekolah, begitu jg dgn aku.

Yg aneh siang ini tdk seperti biasanya Nina tdk pulang bersamaku karena ia ada les privat, sedangkan di rumah cuma ada Mbak Lala, dan anehnya siang-siang begini Mbak Lala di rumah memakai kaos ketat dan rok mini seperti sedang menunggu sesuatu.

Siang Dod! baru pulang? Nina mana? tanyanya.
Nina lagi les, katanya bakal pulang sore, kataku, Loh Mbak sendiri kapan pulang? katanya dari Solo yach?
Aku pulang tadi malem jam tigaan,katanya.
Dod, tadi malam kamu teriak sendirian di kamar ada apa?
Wah gawat sepertinya Mbak Lala dengar desahannya Nina tadi malam.
Ach tdk kok, cuma ngigo, kataku sambil berlalu ke kamar.
Dod! panggilnya, Temenin Mbak nonton VCD dong, Mbak males nich nonton sendirian, katanya dari kamarnya.
Bentar! kataku sambil berjalan menuju kamarnya, Ada film apa Mbak? tanyaku sesampai di kamarnya.
Liat aja, nanti jg tau, katanya lagi.
Mbak lagi nungguin seseorang yach? tanyaku.
Mbak, lagi nungguin kamu kok, katanya datar, Tuh liat filmnya udah mulai.
Loh inikan.. kataku melihat film BF yg diputarnya dan tanpa meneruskan kata-kataku karena melihat ia mendekatiku. Kemudian ia mulai mencium bibirku.
Mbak tau kok yg semalam,katanya, Kamu mau enggak ngelayanin aku, aku lebih pengalaman dech dari Nina.

Wah pucuk di cinta ulam tiba, yg satu pergi datang yg lain.

Mbak, aku kan adik yg berbakti, masak nolak sich, godaku sambil tangan kananku mulai masuk ke dalam rok mininya menggosok-gosok memeknya, sedangkan tangan kiriku masuk ke kausnya dan memencet-mencet payudaranya yg super besar.
Kamu pinter dech, tapi sayang kamu nakal, pinter cari kesempatan katanya menghentikan ciumannya dan melepaskan tanganku dari dada dan memeknya.
Mbak mau ngapain, kan lagi asyik? tanyaku.Kamu kagak sabaran yach, Mbak buka baju dulu terus kau jg, biar asikkan?katanya sambil membuka bajunya.

Aku jg tak mau ketinggalan, aku mulai membuka bajuku sampai pada akhirnya kami berdua telanjang bulat.

Tubuh Mbak bagus banget,kataku memperhatikan tubuhnya dari atas sampai ujung kaki, Dodar-Dodar tdk ada cacat, putih muNin dan sekal.

Ia langsung mencumbuku dan tangan kanannya memegang kont0lku, dan mengarahkan ke memeknya sambil berdiri.

Aku udah enggak tahan Dod, katanya.

Kuhalangi kont0lku dgn tangan kananku lalu kumainkan memeknya dgn tangan kiriku.

Nanti dulu ach, beginikan lebih asik.
Ach.. kamu nakal Dod! pantes si Nina mau, katanya mesra.
Dod..! Mbak..! lagi dimana kalian? terdengar suara Nina memanggil dari luar.
Hari ini guru lesnya tdk masuk jadi aku dipulangin, kalian lagi dimana sich?tanyanya sekali lagi.
Masuk aja Nin, kita lagi pesta nich, kata Mbak Lala.
Mbak! Entar kalau Nina tau gimana?tanyaku.
Dod jangan panggil Mbak, panggil aja Lala, katanya dan ketika itu aku melihat Nina di pintu kamar sedang membuka baju.
La, aku ikut yach! pinta Nina sambil memainkan memeknya.
Dod kamu kuat nggak? tanya Lala.
Tenang aja aku kuat kok, lagian kasian tuch Nina udah terangsang, kataku.
Nin cepet sinih emut Dodi Junior ajakku.

Tanpa menolak Nina langsung datang mengemut kont0lku.

Mending kita tiduran, biar aku dapet memekmu kataku pada Lala.
Ayo dech! katanya kemudian mengambil posisi.

Lala meletakkan memeknya di atas kepalaku, dan kepalanya menghadap memek Nina yg sedang mengemut kont0lku.

Nin, aku maenin memekmu, katanya.

Tanpa menunggu jawaban dari Nina ia langsung bermain di memeknya.Permainan ini berlangsung lama sampai akhirnya Lala menegangkan pahanya, dan..

Ach.. a.. aach.. aku keluar.. katanya sambil menyemprotkan cairan di memeknya.

Sekarang ganti Nina yach, kataku.

Kemudian aku bangun dan mengarahkan kont0lku ke memeknya dan masuk perlahan-lahan.

Ach.. aach.. desah Nina.
Kamu curang, Nina kamu masukin, kok aku tdk? katanya.
Abis kamu keluar duluan, tapi tenang aja, nanti abis Nina keluar kamu aku masukin, yg penting kamu merangsang dirimu sendiri, kataku.
Yg cepet dong goyangnya! keluh Nina.

Kupercepat goyanganku, dan dia mengimbanginya jg.

Kak, ach.. entar lagi gant.. a.. ach.. gantian yach, aku.. mau keluar ach.. aa.. a.. ach..! desahnya, kemudian lemas dan tertidur tak berdaya.
Ayo Dod tunggu apa lagi! kata Lala sambil mengangkang mampersilakan kont0lku untuk mencoblosnya.

Aku udah terangsang lagi.

Tanpa menunggu lama aku langsung mencoblosnya dan mencumbunya.

Gimana enak kont0lku ini? tanyaku.
Kont0l kamu kepanjangan, katanya, tapi enak!.
Kayaknya kau nggak lama lagi dech,kataku.
Sama, aku jg enggak lama lagi, katanya, Kita keluarin sama-sama yach! terangnya.
Di luar apa di dalem? tanyaku lagi.
Ach.. a.. aach.. di.. dalem.. aja.. katanya tdk jelas karena sambil mendesah.
Maksudku, ah.. ach.. di dalem aja.. aah.. ach.. Bentar lagi..
Aku.. keluar.. ach.. achh.. ahh.. desahku sambil menembakkan spermaku.
Ach.. aach.. aku.. ach.. jg.. katanya sambil menegang dan aku merasakan cairan membasahi kont0lku dalam memeknya.

Akhirnya kami bertiga tertidur di lantai dan kami bangun pada saat bersamaan.

Dod aku mandi dulu yach, udah sore nich.
Aku jg ach, kataku.
Dod, Nin, lain kali lagi yach,pinta Lala.
Itu bisa diatur, asal lagi kosong kayak gini, ya nggak Dod! kata Nina.
Kapan aja kalian mau aku siap,kataku.
Kalau gitu kalian jangan mandi dulu, kita main lagi yuk! kata Lala mulai memegang kont0lku.

Akhirnya kami main lagi sampai malam dan kebetulan ayah dan ibu telepon dan mengatakan bahwa mereka pulangnya besok pagi, jadi kami lebih bebas bermain, lagi dan lagi. Kemudian hari selanjutya kami sering bermain saat situasi seperti ini, kadang tengah malam hanya dgn Lala atau hanya Nina. Oh bapak tiri, ternyata selain harta banyak, kamu jg punya dua anak yg siap menemaniku kapan saja, ohh nikmatnya hidup ini.Baca juga .Cerita Seks 2016 Kurenggut Keperawanan Sodaraku Terima kasih sudah membaca cerita seks di web ternikmat.com jangan lupa bookmark caranya klik CTRgL+D lalu OK. -Terima kasih  Cerita sex online, cerita dewasa online, cerita porn online, cerita mesum online, cerita panas online, cerita hot online, cerita sex gratis